Aku sedang dalam perjalanan panjangku menyusuri masa lalu, ketika namamu tiba-tiba hadir di persimpangan jalanku.
Saat aku baca lagi semua, ternyata memang aku yang tidak mengindahkan apa yang ternyata adalah perjuanganmu. Hehe.
Jadi, sebenarnya bukan salahmu kalau kamu lelah lalu pergi. Toh, dulu memang aku yang tidak pernah menghiraukanmu.
Kalau aku bisa memutar waktu kembali.....
Entahlah, mungkin aku akan menerima ajakan keluarmu,
lalu saat hari janjian yang sudah ditentukan tiba, kamu akan menjemputku dengan motor kesayanganmu (I wonder if you would ask permition from my parents too),
kita akan pergi ke bioskop, atau sekadar jalan-jalan di mall,
mungkin kamu akan mengajakku ke cafe kesayanganmu,
menghabiskan waktu duduk di sana,
berdua, berbagi tawa, bertukar cerita,
it might be a little awkward, but we would enjoyed the heartbeats anyway,
lalu saat kita tersadar kalau waktu terus berjalan,
kamu akan mengantarku pulang, lalu kita berpisah di depan pagar rumahku,
aku masuk dengan pipi bersemu merah,
kamu melaju ke rumah ditemani deru sepeda motormu.
yeah... who knows what will happen after that awkward date,
tapi yang jelas,
if I wasn't too stupid and too stubborn with my ownself,
maybe we would have a different story today.
But, what should I regret for?
You'd always be my beautiful memories and my unforgettable first love.
Regards.
Jangan terpaku hanya pada pahitnya hidup, karena sebenarnya ia menyimpan beragam pilihan rasa
Kamis, 21 Februari 2013
Sabtu, 19 Januari 2013
Titanium
Aku sedang berkutat dengan tiroid, oxytocin, cortex adrenal, dan segala macam nama asing lainnya, ketika tiba-tiba lagu itu membawaku kembali ke Bali, di malam sepekat ini, bulan Juli tahun lalu. Titanium, judul lagu itu, mengalun nyaring dari speaker laptopku. Aku tersentak. Ada kamu, sedang berjalan menyusuri jalanan Kuta malam itu. Kita tidak berdua, namun kita bersama. Kugemakan lagi lagu itu di kepalaku, kuulang-ulang bait perbait liriknya, berharap ada cuplikan lain yang ikut terbawa ke masa ini...
I'm bulletproof, nothing to lose
Fire away, fire away
Ricochet, you take your aim
Fire away, fire away
You shoot me down but I won't fall
I am titanium
You shoot me down but I won't fall
I am titanium
...tapi tidak terjadi apapun.
Aku replay lagi lagu itu untuk memastikan, kali ini dengan earphone menempel di kedua telingaku. Hentakan musik Guetta disusul suara merdu Sia mengalun pelan di telingaku. Semenit... Dua menit... Tiga menit... Kamu samar-samar hilang... Lalu aku tersadar, kita tidak punya kenangan apapun dengan lagu ini, iya kan?
Mungkin bukan lagunya, tapi memang hanya aku, tanpa sadar menjamah kembali folder itu, Bali bulan Juli 2012. Tawa, keluarga, dan semua rasa. Aku, kamu, tapi tidak pernah ada kita.
Kali ini earphone aku sambungkan dengan handphone, lagi-lagi Sia berdendang.
Saat itulah aku mengerti perasaan Bella Swan saat ia melajukan motornya di hutan, juga saat ia berdiri di atas tebing bersiap untuk meloncat ke laut. Aku tau.
Minggu, 13 Januari 2013
Untuk kamu dan segala pedihmu
Terkadang, aku bingung apa lagi yang harus aku tuliskan di lembar-lembar kertas kosongku. Tadinya aku ingin bercerita tentang aku dan kamu, tentang kita. Tapi, bukankah kita sudah lama binasa? Lalu apa yang harus aku tuliskan di sini? Pahitnya perpisahan? Biasanya saat aku rindu, aku akan mengetikkan namamu di kotak pencarian akun sosial media, sekedar ingin mengintip status apa yang terakhir kamu update. Well, cuma ini satu-satunya cara agar aku dapat menjangkaumu, sekedar mencari tau bagaimana keadaanmu.
Dan saat ini satu persatu kata yang kamu tuliskan di sana, mengakar di otakku. Kepadakukah kamu alamatkan semua resahmu itu? Apa segalanya masih sama seperti dulu? Apa masih aku yang menjadi kunci segala deritamu? Aku ingin bangkit, tapi kamu buat aku jatuh sekali lagi. Aku mau pergi, tapi melihatmu sakit sendiri, aku benci.
Aku harus apa agar bisa lupa?
Aku harus apa agar kamu bahagia?
Sabtu, 12 Januari 2013
Pandangan pertama
Tidak semua curi-curi pandang akan berakhir dengan perkenalan tanpa sengaja.
Tidak semua cinta pada pandangan pertama akan bagai gayung yang bersambut.
Tidak semua rasa harus berbalas, seperti kisah hidup yang tidak selalu mulus seperti skenario film...
...tidak semua kisah cinta akan berakhir bahagia.
Tidak semua cinta pada pandangan pertama akan bagai gayung yang bersambut.
Tidak semua rasa harus berbalas, seperti kisah hidup yang tidak selalu mulus seperti skenario film...
...tidak semua kisah cinta akan berakhir bahagia.
Selasa, 25 Desember 2012
just a note on the cold xmas' nite
Everytime I stalk around in your twitter, I feel disgusting of myself. But, on the other hand I couldn't help the curiousity to look inside your life. So, tell me what should I do if I'm discover one handed love on you?
I don't know how it even started, maybe the sparks appeared from the first time I saw you on that very first day of our meeting or maybe I'm falling for you 'cause the very first conversation that we had. I still remember it, though :)
How sweet everything was back then.
And how bitter everything is today.
I wondering how would it end someday?
I don't know how it even started, maybe the sparks appeared from the first time I saw you on that very first day of our meeting or maybe I'm falling for you 'cause the very first conversation that we had. I still remember it, though :)
How sweet everything was back then.
And how bitter everything is today.
I wondering how would it end someday?
Rabu, 21 November 2012
Satu Paket
Saat kamu berani suka dan berharap, saat itu kamu juga telah memutuskan untuk mengambil resiko, kecewa dan sakit hati.
Kenapa?
Karena pasti ada usaha di balik semua bahagia, dan ada perjuangan di balik semua keberhasilan, kita nggak bisa terus mengharapkan bahagia selamanya. Pasti ada sakit, kecewa, cemburu, amarah, tangis, lelah di balik senyuman, di balik tawa bahagia, dan kata-kata manja.
Apa arti cinta tanpa perjuangan? Nothing, it would be meaningless.
Apa arti bahagia tanpa pengorbanan? Gak ada, bahagiamu cuma akan jadi semu.
Yep, that's true hapilly ever after does exist...in fairytales.
Kenapa?
Karena pasti ada usaha di balik semua bahagia, dan ada perjuangan di balik semua keberhasilan, kita nggak bisa terus mengharapkan bahagia selamanya. Pasti ada sakit, kecewa, cemburu, amarah, tangis, lelah di balik senyuman, di balik tawa bahagia, dan kata-kata manja.
Apa arti cinta tanpa perjuangan? Nothing, it would be meaningless.
Apa arti bahagia tanpa pengorbanan? Gak ada, bahagiamu cuma akan jadi semu.
Yep, that's true hapilly ever after does exist...in fairytales.
Kamis, 15 November 2012
It's God will, peoples! :)
Subhanallah. Maha besar Allah, Ia yang maha membolak-balikkan perasaan hamba-Nya.
Sampai sekarang aku sendiri juga masih nggak ngerti, kenapa bisa sebegini mudahnya aku mengabaikan sms-smsmu, yang dulu pernah aku harap-harap setengah mati. "Let it flow," aku bilang. Entah aku ini bodoh, atau kamu yang terlambat datang. Atau, memang kita yang bukan jodoh?
Dulu aku pernah bilang cinta mati. Sekarang, aku menertawai omonganku sendiri. Ternyata, memang harus seperti ini caranya agar aku sadar, kalau aku bisa baik-baik saja tanpamu.
Kemarin aku masih mengharap kamu datang, mengharap kamu bilang sayang. Aku bilang pada mereka, kalau aku masih belum bisa lupa. Tapi, hari ini semua terasa mudah. Terlalu mudah untuk melupakanmu, mengabaikanmu. Justru, saat kamu ada di sini, di depanku. I've been played by love or I've been fooled by myself?
Tapi aku bangga. Bangga kalau ternyata aku kuat. Bangga kalau ternyata aku sanggup. Bangga kalau ternyata aku bisa move on. Iya, aku bangga.
Ternyata, memang nggak selamanya kita harus terpaku di satu cerita yang sama. Kita bisa kok, memilih cerita kita sendiri. We're the director of our own life while God is our producer. Hebatnya Ia, menyadarkanku dengan cara seperti ini.
Ada satu kutipan yang bilang, "If it's love, they who had gone from you sometimes will come back to you". Tapi, buatku, kamu justru dihadirkan kembali di hidupku so that I know that I could live even without you.
XOXO
Langganan:
Postingan (Atom)